PMI Kota Serang Goes To School, Edukasi Pertolongan Pertama dan Kesiapsiagaan Bencana Kebakaran di SMPN 14 Kota Serang

PMI Kota Serang Goes To School, Edukasi Pertolongan Pertama dan Kesiapsiagaan Bencana Kebakaran di SMPN 14 Kota Serang

SERANG – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Serang melaksanakan kegiatan PMI Kota Serang Goes To School melalui program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di SMP Negeri 14 Kota Serang. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya PMI Kota Serang dalam meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan kesiapsiagaan warga sekolah terhadap potensi keadaan darurat dan bencana di lingkungan pendidikan.(14/07/2026)

Dalam kegiatan tersebut, PMI Kota Serang menyampaikan materi mengenai Pertolongan Pertama dan Kesiapsiagaan Bencana Kebakaran di Sekolah. Para siswa diberikan edukasi mengenai langkah-langkah dasar dalam memberikan pertolongan pertama ketika terjadi kecelakaan atau kondisi kegawatdaruratan, serta pemahaman tentang tindakan yang perlu dilakukan ketika menghadapi potensi kebakaran di lingkungan sekolah.

Selain materi pertolongan pertama, para siswa juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya mengenali potensi bahaya kebakaran, upaya pencegahan, penggunaan sarana pemadam kebakaran seperti Alat Pemadam Api Ringan (APAR), serta langkah penyelamatan dan evakuasi secara aman apabila terjadi kebakaran dilingkungan sekolah.

Melalui kegiatan ini, PMI Kota Serang berharap para siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teori, tetapi juga memiliki kesadaran untuk menerapkan perilaku aman dan tanggap terhadap situasi darurat. Pengetahuan pertolongan pertama dan kesiapsiagaan bencana menjadi bekal penting bagi peserta didik agar mampu melindungi diri sendiri maupun membantu orang lain sesuai dengan kemampuan dan prosedur keselamatan.

Program PMI Kota Serang Goes To School menjadi salah satu bentuk komitmen PMI Kota Serang dalam mendukung terwujudnya satuan pendidikan yang aman, tangguh, dan memiliki budaya sadar bencana. Diharapkan melalui kegiatan edukasi yang terus berlanjut, sekolah dapat menjadi lingkungan yang lebih siap dalam menghadapi berbagai risiko bencana maupun keadaan darurat.